Lokakarya Khusus Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Tahun 2020

  • Rabu, 05 Februari 2020 - 10:28:25 WITA
  • APRIYANTO PAKILI
  • 85x
Lokakarya Khusus Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Tahun 2020

 

KOTA GORONTALO – Selasa, 4 Februari Tahun 2020 Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Gorontalo meyelenggarakan Lokakarya Khusus Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang bertempat di Hotel Maqna Kota Gorontalo. Program KOTAKU merupakan salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya dalam percepatan penanganan permukiman kumuh dan mendukung “Gerakan 100-0-100”, yaitu 100 Persen Akses Universal Air Minum, 0 Persen Permukiman Kumuh, dan 100 Persen Akses Sanitasi Layak.

“Dalam hal ini Kelurahan Limba B menjadi kawasan yang diprioritaskan oleh pemerintah Kota Gorontalo penanganannya, karena dari sisi luasan kumuh adalah terluas di Kota Gorontalo, 63,8 ha, dan dari letaknya  yang berada tengah-tengah Kota Gorontalo yang merupakan pusat perdagangan dan jasa. Program Kota Tanpa Kumuh bermaksud untuk membangun sistem yang terpadu untuk penanganan kumuh, di mana Pemerintah Daerah dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam perencanaan maupun implementasinya, serta mengedepankan partisipasi masyarakat” Ungkap Walikota Gorontalo Hi. Marten Taha, Se, M.Ec. Dev

Ditempat yang sama juga Kepala Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Kota Gorontalo Hj. Meidy N. Silangen, S.Pi, M.Si mengungkapkan sesuai surat dari Direktur PKP bahwa Kota Gorontalo Tahun 2019 masih mendapatkan alokasi bantuan dana sebesar 4 milyar yang diperuntukkan di 4 Kelurahan  yaitu Kelurahan Limba B, Kelurahan Siendeng, Kelurahan Donggala dan Kelurahan Dembe I, ditargetkan dengan dana tersebut bisa meyelesaikan permasalahan kumuh di Kota Gorontalo . Untuk skala kawasan Limba B Tahun 2019 telah selesai tender dan sekarang telah dimulai pelaksanaan pekerjaan. Selanjutnya untuk usulan kegiatan skala kawasan Tahun 2020 Pokja PKP akan mempersiapkan beberapa usulan skala kawasan yaitu kawasan SANTORINI (Kawasan Talumolo Rindang dan Indah).

 

 

 

  • Rabu, 05 Februari 2020 - 10:28:25 WITA
  • APRIYANTO PAKILI
  • 85x

Berita Terkait Lainnya

Tidak ada berita terkait